INFORMASI SEPUTAR KOMPUTER DAN JARINGAN

Minggu, 19 Januari 2020

PENGERTIAN DAN TUTORIAL MEMBUAT ANIMASI 3D DI APLIKASI BLENDER

PENGERTIAN DAN CARA MEMBUAT ANIMASI 3D DI APLIKASI BLENDER

Sebelum kita  ke tutorial,ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu aplikasi blender. Blender adalah perangkat lunak sumber terbuka grafika komputer 3D. Perangkat lunak ini digunakan untuk membuat film animasi, efek visual, model cetak 3D, aplikasi 3D interaktif dan permainan video. Blender memiliki beberapa fitur termasuk pemodelan 3D, penteksturan, penyunting gambar bitmap, penulangan, simulasi cairan dan asap, simulasi partikel, animasi, penyunting video, pemahat digital, dan rendering.

Fitur-fitur Blender

-Header : Menu utama blender yang terditi atas file, add, render dan help.
-Viewport : Tampilan terdiri dari objek 3D atas objek lainnya.
-Toolbar : Terdiri atas tools yang memiliki sifat dinamis menurut objeknya.
-Outliner : Struktur data dari objek pada blender.
-Properties : Panel yang memuat berbagai macam perintah untuk memodifikasi objek/animasi dan bersifat dinamis mengikuti tools/objek yang sedang aktif.
-Timeline : Instruksi yang terkait dengan frame animasi/ sequencer.
a.Screen Layout : Tools ini berada pada pojok kiri atas layar.
b.Splitting Windows : Pembagi tampilan lembar kerja (pojok        kanan atas garis2 kecil).
c.Shortcut of Numpad : Untuk mengaktifkan file – user                  preferences – input - √emulate numpad.
d.Snap 3D Cursor : Tekan SHIFT+S.
e.Adding Object : SHIFT+A atau pilih add pada header               menu.
f. Upaya untuk menggeser/memutar//mengubah ukuran                 objek

-Grab/move = G
-Rotation = R
-Scale = S
Berdasarkan sumbe (x,y,z)
G+X = bergeser pada sumbu X
G+Y = bergeser pada sumbu Y
G+Z = bergeser pada sumbu Z
G+shift+X = bergeser pada sumbu Y dan Z karena X sudah dikunci.




Cara Membuat Animasi Menggunakan Blender objek air mancur 3 Dimensi

Cara Membuat Animasi Menggunakan Blender


Anda bisa mulai membuat animasi sederhana seperti air mancur dengan langkah-langkah berikut.
  1. Open aplikasi blender, klik Blender Render. Kemudian sesuaikan menjadi Cycles Render.
  2. Buat objek water container. Hapus kubus yang ada dengan menekan X, tekan Shift + A dan langsung pilih Circle di Mesh untuk menggambar lingkaran.
  3. Klik lingkaran & pilih Tab agar berubah menjadi Edit Mode. Tambahkan permukaan dengan memanfaatkan fungsi klik F. Anda bisa kembali ke Object Mode dengan menekan Tab.
  4. Tekan tombol S dan atur langsung ukurannya.
  5. Lihat menu Object Modifiers. Beberapa pilihan akan muncul, pilih saja Solidify Modifier. Lakukan pengaturan Thicknes menjadi 0,1. Setelah semua sesuai silahkan klik Apply.
  6. Pindahkan kursor ke Edit Mode kemudian Face Select. Selanjutnya klik kanan lingkaran dan klik X. Hapus permukaan atas dengan Only Face.
  7. Ubah thicknes menjadi 0.8 dengan cara seperti sebelumnya
  8. Buat cylinder tanpa tutup dan lingkaran kecil. Sesuaikan ukuran lingkaran dengan cylinder. Di sini anda sudah bisa melihat tempat air mancur.
  9. Buat water container sesuai ukuran yang anda kehendaki, ubah menjadi transparan dengan klik Z+G. Kemudian wire.
  10. Membuat air mengalir lebih mudah dengan lingkaran besar, kemudian klik physics, pilih fluid, dan ganti volume initialization & type menjadi Shell dan Obstacle. Lakukan tidakan tersebut untuk cylinder 1 dan 2. Ganti type Cylinder 2 dengan inflow.
  11. Ganti resolusi final menjadi 150 pada type domain. Preview 100, pilih penyimpanan, dan akhiri dengan klik bake.
  12. Buat dinding sesuai selera kemudian lakukan pewarnaan. Caranya dengan klik object, klik material, lalu pilih warnanya. Ganti warna air dengan surface Glass BSDF.
  13. Atur pencahayaan & render.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar